Cinta adalah misteri yang
sulit dimengerti. Cinta
merupakan anugerah bagi
insan manusia. Cinta adalah
kebahagiaan yang
terpancar dalam diri
seseorang,
meski terkadang cinta juga
meninggalkan rasa sakit.
Adakah cinta abadi?
Akankah cinta selalu
bersemi? Cinta berpuisi
seribu makna. Bertahun-
tahun perjalanan
cinta yang tak pernah
terpisahkan oleh waktu
dan
jarak. Berharap datangnya
cinta bagai bunga di musim
lalu,
dan mengharap turunnya
hujan. Kupercaya akan janji,
seperti kupercaya terbitnya
matahari esok pagi. Terlihat
rona mata yang indah,
penuh gairah dan
kedewasaan. Ramah kala
menyapa, dan indah saat
bertutur. Entah harus
berkata apa, hati ini
terpikat oleh
pesonanya. Anganku tak
berhenti bersajak. Walau
kutahu, kau tak
pernah menganggap diriku
ada, meski rasa letih
mendera, aku tak akan
pernah melepaskannya lagi.
Kau hanya mimpi yang tak
akan menjadi nyata hingga
segala rasa harus padam
dan berakhir. Kan selalu
kurasakan hadirmu antara
ada dan tiada. Dingin angin
malam membawa khayalan
kian pasti.
Kugantung impian dan asa,
dan aku berjanji tidak akan
mengecewakan dirinya.
Mencintaimu setulus hati,
mengarungi lautan untuk
mendapatkan cinta suci.
Tak akan pernah
menduakanmu walaupun
terpisah jarak dan
perbedaan. Tak semua kata
dapat terucap, lain di mulut
lain di hati.
Suatu hari nanti, kau akan
tahu, rasa cinta yang
tersimpan. Nikmatilah cinta
dengan kasih putih, maka
akan lahir
cinta sejati. Mengagumimu
apa adanya dan menjadi
inspirasi dalam
hidupku. Membangkitkan
rasa cintaku menjadi tak
terbatas. Kini, kuserahkan
diriku apa adanya. Tak
akan pernah tahu, kemana
mata hati melangkah
dan berpijak. Sosokmu
hanya banyang semu di
hati.
Abadilah asa bersama
mimpiku. Sesaat mengenal
telah menambah arti dalam
hidupku.
Kudapatkan anugerah
terindah di bulan penuh
berkah.
Tanpa kata janji, hanya
ungkapancinta dan saling
pecaya. Berdua kita jelang
masa depan bersama dalam
satu cinta, abadi selamanya.
Rindu akan belaianmu,
kasih sayang, dan
ketegaranmu.
Walau semua itu t’lah
berlalu, tapi takkan pernah
terlupakan hingga akhir
hayatku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar